You and I
Part 1
Nona Tae A Joong
Tae A Joong...yah itulah namaku.Nona Tae A Joong yang 3 tahun yang lalu masih terlihat konyol dan sangat kekanak-kanakan ini sudah berbubah 180 puluh derajat.Semenjak masuk universitas aku sudah memutuskan untuk merubah semua kebiasaanku.Mulai dari gaya rambut sampai gaya berpakainku setra kebiasaan burukku,semuanya telah aku tinggalkan.Aku Tae A Joong sudah berjanji pada diriku sendiri untuk menjadi lebih baik dan segera melupakan kenangan pahit yang terjadi pada diriku tiga tahun yang lalu.
Kini Tae A Joong yang sangat buruk telah berubah menjadi putri yang sangat cantik.Tapi sayangnya itu tidak cukup karna sampai sekarang aku belum punya seorang pacar.Kejadian tiga tahun yang lalu yang membuatku seperti ini.Aku menjadi trauma.So In Ah teman dekatku sendiri tega menusukku dari belakang.Dia berkencan dengan seniorku di SMA,padahal jelas-jelas dia tahu kalau aku menyukai kakak seniorku itu.Karena hal itulah aku masih sakit hati dan trauma untuk memulai suatu hubungan.
Tapi kini aku sudah belajar melupakan hal itu dan kembali bangkit menjadi A Joong yang baru.Dengan semua kesibukanku saat ini aku mampu menjalani hidupku dengan baik.Ini membuatku lega.Hidup ini berjalan dengan sangat cepat tanpaku sadari.Tanpa ku sadari musim semi,musim panas,musim dingin dan musim gugur berjalan begitu saja didepan mataku.Hari ini aku berjalan menghabiskan waktu dimal dan ada sesuatu yang membuatku terkejut.Aku bertemu So In Ah dan Shim Hyun Seong (Kakak seniorku di SMA yang sangat ku suka L).Dengan gaya sombongnya In Ah datang menghampiriku dan berkata “A Joong.....!!Ya benar Kau Tae A Joong dan aku tak salah lihat”.
“Iya ini aku.....(dengan terbata-bata).Kau benar.....Apakabar??”sapaku ringan.
“Baik...wah tiga tahun tak bertemu kau sudah berubah banyak ternyata....”(dengan nada mengejek).
“Yah....aku merasa lebih baik sekarang..”Bagaimana dengan mu dan Hyun Seong Oppa”.(**Oppa= kakak/pacar).
“Seperti yang kau lihat kami semakin baik”.(sambil menarik tangan Hyun Seong Oppa/memamerkan kemesraannya dihadapanku).
“Ahhh...A Joong apakah kau sudah punya pacar sekarang...?”Tanya Hyun Seong Oppa.
“Ah...Apa?Pacar...yah aku sudah punya bahkan dia sangat sempurna untuk jadi pacarku”.Aku berbohong.
“Be....benarkah itu...”In Ah tak percaya.
“Ya...tentu saja....(melihat-lihat keluar mencari seseorang yang bisa ku jadikan pacarku) itu dia....aku pergi dulu yah....”.
“Benarkah ini aku tak percaya bagaimana bisa..........?”.
“Kau hanya sirik dan tak rela jika A Joong punya pacar....iyakan”.
“Ini tidak mungkin”.
“Jakiya(**Bahasa koreanya sayang**)....”Teriakku pada seorang laki-laki yang takku kenal.Ini terpaksa aku lakukan agar In Ah percaya kalau aku punya pacar.
“Wah.......lihat pacarnya sangat tampan jaki....”Kata Hyun Seong pada In Ah.Dan hal ini mebuatnya semakin marasa terbakar.
Setelah In Ah pergi bersama kemarahannya itu.Kini giliran aku yang pusing.Bagaimana caranya menjelaskan kepada laki-laki yang takku kenal ini.Dia pasti bertanya-tanya saat aku datang padanya dengan tiba-tiba dengan kata “Sayang”.Ini membuatku gila.Dan apa yang ku pikirkan pun terjadi pria itu manatapku dengan mata tajamnya dan bertanya “Apa....Jakiya?Apa kau sudah tak waras...kiat bahkan tidak kenal satu sama lain”.Pria itu berteriak didepan muka ku.
“Maafkan aku.....Aku salah orang ku kira kau pacarku.Wajah kalian begitu mirip”.Mengelak.
“Kau ini....bagaimana jika ada yang mendengar.Berhati-hatilah lain kali.Bagaimana jika aku pergi bersama pacarku dan pacarku menamparku karena menduga aku selingkuh denganmu.Aiisshh...Dasar wanita gila”.Dengan garangnya dia terus berteriak didepan mukaku dan ini mebuatku sangat malu.
Hanya maaf yang bisa aku katakan saat itu.”Ya’ Nona Tae A Joong...!!Apa kau sudah gila??”.
Part 2
Bertemu lagi.....
Bisa dibilang ini minggu-minggu tersialku.Dari mulai bertemu denga In Ah dan Hyun Seong Oppa.Diamarahi dosenku karena telat mengumpul tugas.Kehilangan Handphone.Jatuh dari sepeda dan masuk ke dalam got.Ini membuatku semakin gila.Akhir pekan ini aku putuskan untuk bersenang-senang dan membuang semua pikiran yang mebuatku gila itu.
Malam ini kuputuskan untuk pergi ke cafe tempat biasa aku minum.Dan lagi kesialan menimpaku.Aku kembali bertemu dengan pria di mal yang ku panggil sayang.Ku usahakan untuk menutupi mukaku agar dia tidak mengenaliku.Tapi semua itu sia-sia.Dia datang,duduk disampingku dan berkata “Kau...!!Wanita gila yang waktu itu kan...kita bertemu lagi”.Katanya dengan senyum penuh misterinya itu.”Apa...??Ahh...iya aku ingat”.Kataku pura-pura tak mengingatnya,padahal aku ingat dengan jelas hari itu.Kami akhirnya berkenalan.”Tae A Joong”.Kataku.”Jo KwangMin”.Balasnya.
Ternyata bertemu lagi dengannya bukan suatu yang buruk.Kami mengobrol dengan asik dan minum bersama.Entah berapa banyak botol yang ku habiskan saat mengobrol bersamanya.Tapi yang jelas aku dalam keadaan mabuk pada saat itu.Dia bertanya padaku “A Joong-ssi...Apa kau mabuk??”.”Aiisshh....tidakk aku baik-baik saja.Kau KwangMin....aku ini cantik bukan tapi kenapa-kenapa dia malah memilih teman baikku sendiri.Ini menyakitkan dan sangat membuatku sakit”.Aku sudah mabuk saat itu.Jadi apa yang ku kukatakan saat itu keluar saja tanpa sadar.KwangMin yang bingung dengan apa yang aku katakan hanya menggeleng-gelangkan kepalanya dan berkata “Kau sudah mabuk....pulanglah”.
Aku yang sudah mabuk dan tak berdaya ini terus saja membicarakan hal-hal yang tidak masuk akal.Akhirnya KwangMin memutuskan untuk mengantarkan aku pulang.Dia membawaku dengan mobil mewahnya.Hal yang luar biasa dan tak pernah terpikirkan olehku adalah duduk didalam mobil pria.Keesokan paginya saat aku bangun.Aku terkejut.Ini bukan rumahku,lalu dimana aku.Ternyata saat aku benar-benar sadar aku baru ingat kalau semalam aku mabuk dan KwangMin membawaku kerumahnya.”Apa kau sudah baikkan A Joong-ssi?”.(**tambahan –ssi pada akhir nama = tuan/nona).
“Yah....aku baik-baik saja.Kenapa aku bisa disini”.
“Kau tak ingat.....kau mabuk semalam”.
“Yah...aku tahu tapi mengapa aku disini”.
“Sebenarnya aku ingin mengantarmu pulang tapi aku tidak tahu rumahmu jadi aku membawamu ke Apartemenku.Apa ada yang salah”.
“Tiidaakk...!!Ahh...dimana kamar mandinya”.
“Disana....”.
Setelah mencuci muka.Aku permisi untuk pergi.”Terimakasih......aku permisi”.
“Kemana kau akan pergi....kerumahmu kah??”.”Iyya.....sekali lagi aku ucapakan terimaksih atas bantuanmu”.”Apa kau tidak ingin sarapan dulu sebelum pergi.Jika kau bersedia aku akan memasakkanmu ramen”.”Tidak terimakasih....aku pulang.Sekali lagi terimakasih”.”Baiklah...kalau begitu.Hati-hati dijalan Tae A Joong-ssi”.Kembali dia mengatakannya dengan senyum misterinya.
Tak disangka bisa betemu dengannya lagi.Aku hanya mencoba mengingat apa saja yang aku katakan padanya saat aku mabuk semalam.”Aishh....betapa memalukannya ini”.Aku menggerutu sambil menendang kaleng minuman yang tergeletak ditrotoar jalan.Sialnya aku,,,,kaleng itu mengenai kepala seseorang.Aku mulai sibuk menyembunyikan diriku yang takut akan terkena masalah lagi.
“Kau....”.Kata pria yang kepalanya sakit karena kaleng yang ku tendang tadi.
“Ap....appaa...?”.Jawabku dengan cemas.
“Kau yang menendang ini...(sambil menunjukkan kaleng tadi)”.
“Tii....tiidakk.Aku tak tahu”.Mencoba mengelak.
“Tak usah berbohong,,aku tahu itu kau.Seharusnya kau langsung minta maaf bukannya malah mengelak seperti ini.Aku tidak akan marah padamu”.
“Ahh.....Maafkan aku”.Akhirnya mengaku dan minta maaf L.
“Baiklah,,,,aku memaafkanmu tapi kau harus membelikanku ice krim yang disana terlebih dahulu”.
“Hmmm,,,,,(agak bingung :P)Baiklah aku akan membelikannya untukmu.Tunggu sebentar yah”.
**Setelah beberapa saat datang kepadanya sambil mebawa ice krim yang diinginkannya**
“Jo YoungMin.Itu namaku”.Dia menyebutkan namanya.
“Hmm.....Senang berkenalan denganmu.Aku Tae A Joong”.
“Tae A Joong-ssi.Apa kau habis minum tadi malam?”.
“Kenapa....??”.Tanyaku heran kenapa dia bisa tahu.Mulai bingung.
“Bau minuman yang kau minum melekat kuat dibadanmu.Aishh...Bagaimana bisa seorang wanita sangat hobbi minum dimalam hari”.
“Uhmm....(baru sadar kalau bacuku bau alkohol) Maafkan aku.Aku mengalami hal sulit belakangan ini jadi aku menghilangkan stressku dengan minum”.
“Lalu kau mabuk dan tak berdaya.Kau tahu A Joong,,dengan minum masalah tidak akan hilang,,yang hilang hanyalah pikiran stresmu”.
“Ya,,aku tahu itu.Sekali lagi senang bertemu denganmu.Aku pergi”.
Part 3
Tae A Joong dan Tae A Yoong Kalian Bersaudara..!!?
**Pesawat dengan nomer penerbangan 057 mendarat**
Hari ini sepupuku pulang dari Amerika.Sudah 3 tahun dia tinggal diAmerika.”Ahh...aku sangat merindukannya”.Tak sabar aku bertemu dengan sepupuku yang satu ini.Tae A Yoong adalah sepupuku.Dia cantik,pintar dan sangat berkelas.Tak heran jika banyak pria jatuh hati padanya.Hal ini tentu saja sangat berbeda dengan apa yang terjadi pada diriku.Memikirkan hal ini kembali membuatku merasa sedih dan tak berdaya.Aku dikalahkan oleh kepopuleran sepupuku sendiri.Tapi meskipun dia sangat sempurna dimata para pria dia tidak suka mempermainkan perasaan laki-laki.Sejauh ini dia baru pacaran satu kali dan hampir bertunangan.Tapi itu gagal karena sesuatu hal.Jika dilihat-lihat kami juga mempunyai kesamaan.Kami sama-sama tak beruntung dalam kehidupan percintaan J.Itu membuatku lega.Berarti aku tak sendiri.Ckckckck... :P.
“A Yoong”.Melambai-labaikan tangan.
“A Joong.Aku sangat merindukanmu”.Berlari kearahku dan kemudian mendaratkan pelukan hangat untukku.
“Yah....kau bertambah cantik.Apa kau sudah punya pacar yang baru”.Aku menggodanya.
“Tidak....kau lah yang berubah menjadi sangat cantik.Belum,,,aku belum punya pacar.Tapi aku akan mencarinya segera”.Balasnya dengan senyum manisnya.
**Setibanya Dirumah**
“Tak banyak yang berubah dari rumah ini.Dimana kakek?”.Tanya A Yoong sambil melihat-lihat kedalam rumah.
“Ya...kau benar tidak ada yang berubah.Kakek??Ku rasa dia pergi kesanggar musik untuk mengajarkan murid-muridnya”.
“Bagaimana denganmu,,,,apa kau sudah bisa melupakannya (Hyun Seong Oppa) yang dimaksud.
“Meski sulit tapi aku mencobanya perlahan”.Jawabku.
“Aku punya teman pria dia baik dan tampan.Apa kau mau pergi kencan buta denganya.Aku ini saudara yang baik kau tahu.Aku menceritakan tentangmu pada semua teman pria yang ku temui di Amerika”.
“Apa kau sudah gila.Aku hanya bisa sedikit bahasa inggris dan kau menyuruhku berkencan temanmu di Amerika”.
“TIDAKK...kau salah.Dia orang korea yang ku temui diAmerika.Jadi kau tak usah cemas.Jika kau mau aku akan menelponnya”.
“Apa dia akan tertarik padaku”.Mulai cemas(takut kagak laku bahasa alay-nya) Ck :p.
“Sepertinya begitu.Dia sangat antusias saat aku menceritakan tentang dirimu”.
“Apa kau memperlihatkan fotoku padanya”.
“Tidak...aku belum memperlihatkannya”.
“Baiklah aku akan pergi kencan buta sabtu ini.Tempatnya kau yang tentukan”.
“Baiklah aku akan pergi kencan buta sabtu ini.Tempatnya kau yang tentukan”.
“Benarkah :D.Baiklah aku akan menelponnya”.
“Tunggu sebentar...!!Kau harus ikut kencan buta denganku”.
“Apa...??Haruskah aku melakukan itu.Aku tak mau menjadi pengganggu”.
“Hanya sampai dia datang”.
“Baiklah”.Mengakhiri pembicaraan.
Kemudian kami masuk kekamar kami masing-masing.Kami tinggal bersama dari kecil dengan kakek kami tercinta tentunya.Ibu dan Ayah A Yoong bekerja diChina dan mereka hanya bisa pulang setahun sekali.Sedangkan aku.Aku tidak punya Ayah dan Ibu lagi.Mereka sudah meninggal saat aku berumur 7 tahun karena kecelakaan.Kalian tahu rasanya hidup tanpa orang tua selama 13 tahun.Ini membuatku sangat sedih dan iri dengan semua teman-temanku yang masih punya orang tua lengkap.Tapi aku masih punya paman,bibi,kakek,dan saudara yang selalu ada untukku kapan saja.
Hidup memang keras.Tapi saat kita bisa menerimanya dengan ikhlas itu akan menjadi sangat mudah untuk dijalani.Coba kalian pikir sekarang.Betapa hebatnya aku seorang Tae A Joong.Aku ada gadis yang sangat tegar bukan?.Nah...benar bukan?.Baru sadarkah kalian kalau aku sangat kuat J.
**Sabtu,12/3/11 Kencan Buta**
Hari yang ditentukan untuk kencan buta akhirnya datang.Bergegas aku pulang dengan cepat kerumah.A Yoong sudah menungguku dengan semua persiapannya.Aku yang kencan buta sabtu ini.Tapi A Yoong lebih sibuk dari pada aku.Dia memilihkan baju,sepatu dan tas untukku.Tidak ketinggalan yang satu ini,,dia jugalah yang mendandani aku.Dia bilang ini akan membuatku terlihat berkelas.Aku pun hanya bisa menuruti kehendak sepupuku yang satu ini.
19.00 waktunya berangkat ketempat kencan buta hari ini.A Yoong masih sibuk sendiri.Walau dia sudah selesai dengan misinya mendandaniku.Dia mengajariku senyum dan berjalan dengan anggun.Entah apa yang dia pikirkan aku hanya mencoba mengikuti apa yang dia lakukan untukku.
**Tiba di cafe 19.15**
Kami datang 15 menit lebih awal.Dan lagi-lagi ini adalah idenya A Yoong.Entah mengapa dia sangat antusias dengan kencan buta yang kulakukan hari ini.Apa kencan ini akan berakhir dengan baik atau sang pria nantinya akan lari setelah melihatku.Aku juga tak tahu.Pria yang menjadi kencan butaku/temannya A Yoong pun akhirnya datang dan menghampiri kami.Ini mebuatku terkejut.
“Jo YoungMin”.Teriakku sambil menunjuk mukanya.
“Hmm,,,,Tae A Joong.Apa yang kau lakukan disini”.
“Ap....apa..??”.(A Yoong kebingungan) Kalian sudah saling kenal?.”
“Ya...kami bertemu dijalan waktu itu”.Jawab YoungMin sambil melihat kearahku dan memegang kepalanya yang waktu itu terkena kaleng yang ku tendang.
“Jadi...dia temanmu yang mau kau jodohkan denganku.Ini sangat lucu.Ternyata dunia tidak begitu luas”.Kataku agak gelabakan.
“Dan...kau A Yoong apa hubungan mu dengan A Joong?”.Tanya YoungMin penasaran.
“Tae A Joong adalah sepupuku”.Jawab A Yoong polos.
“Hahh...ini sangat lucu sekali ternyata kalian Tae A Joong dan Tae A Yoong.....kalian bersaudara”.Dia seakan tak percaya.
Kencan buta yang dirancanakan pun batal dilaksanakan.Kami bertiga sibuk memperdebatkan masalah ini.Jo YeongMin.Dia terus saja mengatakan dia tak percaya jika kami bersaudara.Seakan apa yang diceritakan A Yoong padanya tentang diriku sangat tak sesuai satupun.A Yoong hanya bisa tersenyum dan memegang tanganku.Dia takut jika aku akan meledak dan marah-marah didepan YeongMin yang jelas-jelas sangat asik mentertawakanku.Aku kesal dan sangat kesal.
Part 4
Liburan Akhir Musim Panas....L
Liburan akhir musim panas.Saatnya bersenang-senag bersama A Yoong.Biasanya saat liburan akhir musim panas aku dan A Yoong pergi kepantai barat.Ini akan menjadi sangat menyenangkan tapi sepertinya tidak karena A Yoong mengajak semua teman-teman dekatnya termasuk Jo YeongMin.Ini membuatku sangat tidak bersemangat saat ada dia ikut bersama kami.Dia pasti akan kemabali menertawakan aku.”Aaiissshhh.....betapa sialnya aku saat ini”.Itulah yang terbesit diotakku saat aku kembali bertemu dengan YoungMin.
“Apa kau sudah siap??”.A Yoong bertanya padaku.
“Ya,,,aku siap”.Dengan wajah cemas L.
“Baiklah...ayo kita berangkat”.Dia terlihat sangat bersemangat.Sangat berbeda denganku.
**Tiba dipantai barat**
YoungMin telah menunggu dengan semua kejahilannya.Ini mebuatku kesal.Tapi mau tak mau aku tetap harus ikut.Acara berjalan dengan cukup menyenagkan.Walau sebenarnya wajah jahil YoungMin sangat menggangguku.Tapi tiba-tiba suasana menjadi kaku saat ada seorang pria datang.
“Itu KwangMin...A Yoong lihatlah dia datang”.Kata seorang teman A Yoong.Rasanya nama itu tak asing ditelingaku dan ternyata benar.Dia adalah KwangMin pria yang waktu itu ku panggil “sayang” dan pria yang membawaku saat aku mabuk dan tak sadarkan diri.Tak tahu ada apa dengan A Yoong tapi wajahnya lansung berubah sama seperti ketika aku melihat YoungMin.
“Apa kau tahu kenapa A Yoong jadi seperti itu”.Tanyaku penasaran.
“Kau tidak tahu...KwangMin itu adalah mantan pacar A Yoong yang batal bertunangan 3 tahun yang lalu.Bukankah kalian bilang kalian bersaudara tapi kenapa kau tidak tahu”.Jawab Lee JeongMin salah satu teman A Yoong yang duduk disampingku.
“Benarkah....? Kami memang bersaudara tapi A Yoong adalah orang yang sangat tertutup soal kehidupan percintaanya”.
“Aisshh...kau ini.Setidaknya kau mencari tahu sendiri”.
“Tapi apa kau tahu apa yang membuatnya batal bertunangan.Dia masih merahasiakannya dariku”.
“Dari kabar yang ku dengar karena YoungMin.KwangMin dan YoungMin adalah saudara kembar.Dan saat mendengar KwangMin ingin bertunangan dengan A Yoong,,YoungMin mengatakan pada KwangMin kalau dia juga menyukai A Yoong jauh lebih lama dari pada KwangMin sambil menangis.KwangMin yang tak tega lalu memilih untuk mengorbankan persaannya”.Lanjut JeongMin
“Benarkah....lalu bagaimana hubungan YoungMin,,KwangMin dan A Yoong setelah itu?”.
“Kau ini sebenarnya hidup dimana sih...berita sebesar ini saja kau tak tahu.Setelah kejadian itu A Yoong pergi ke Amerika dan YoungMin pun menyusulnya.YoungMin yang merasa sangat menyesal pun tak berani lagi muncul didepan KwangMin.Padahal KwangMin sangat mengharapkan YoungMin tidak melakukan itu”.
“Ahhh.....aku tahu”.Seakan tak percaya tapi mau tak mau aku harus percaya dengan cerita yang rumit ini.
**Berenang dan tenggelam dipantai**
Udara pagi yang sangat segar telah menyapaku dengan rama.Irama desiran ombak yang merdu mengalir begitu saja kedalam telingaku.Betapa indahnya alam korea dan aku baru menyadari itu.Agenda kegiatan hari ini adalah berjemur dibawah sinar matahari,bermain volly pantai dan kemudian berenang bersama-sama.Dengan sigap aku segera pergi kekamar mandi untuk membersihkan diriku dan bergegas sarapan pagi.Ternyata aku sedikt terlambat.Semua orang sudah berkumpul dimeja makan.
“Good Morning J.Maaf aku kesiangan”.Aku berbasa-basi.
“Morning J.Yah...silahkan duduk”.Mereka kembali menyapaku.
“Tae A Joong-ssi...kita bertemu lagi”.Sapa KwangMin.
“Ah....hahahahhahaha.Benarkah ??”.Mencoba mengelak.
“Tidak...aku benar kau yang mabuk waktu itu”.Ingatannya sangat kuat.
“Hmm.......iyakah?? Mungkin”.Masih berkelit dan mencopa mengelak.
“Kalian saling kenal?”.A Yoong bertanya.
“Iya aku rasa begitu.Kami pernah bertemu sebelumnya”.Jawab KwangMin santai sambil mengunyah makanannya.
“Ehhm,,,,kekekekekeke~~Aku rasa begitu”.Aku menambahi dengan cemas.
“Ouh....!!”.Desah A Yoong.
Sarapan sudah selesai.Saatnya memulai aktifitas.Kami awali dengan berjemur dibawah sinar matahari pagi.Kemudian kami bermain volly pantai.Namun yang satu ini tidak menjadi menarik lagi bagiku saat YoungMin datang dan ikut bermain.Saatnya berenang J.Ini menjadi sangat menyenangkan saat kita bisa bermain air bersama teman sepuasnya.Asik bermain air dan berenang dengan riang gembira.Setelah puas bermain mereka pun beranjak satu persatu dari tepi pantai.Tapi tidak denganku yang sangat senang bisa main air sepuasnya.Tiba-tiba sesuatu terjadi padaku.Jeng.....jeng...!!!.Aku mengalami keram pada kakiku dan aku tenggelam.A Yoong yang mengetahui hal itu pertama kali terlihat sangat panik dan ketakutan.
Dia berteriak minta tolong.Lalu ada KwangMin dan YoungMin yang mendengar A Yoong minta tolong datang dengan cepat(berlomba-lomba jadi superhiro ni ceritanya)^^.KwangMin dan YoungMin pun bergegas dengan segera menolongku yang sudah tak sadarkan diri (Namanya aja tenggelem pasti banyak minum air laut).Ayo...tebak siapa yang berhasil nyelametin aku?”.Dia adalah KwangMin (selamat yah buat yang jawab KwangMin,,,”Horee!!”).Kayaknya YoungMin kalah cepetnya nih.Kekekekekeke~~.KwangMin mengendongku ketepi pantai dan memberikanku pertolongan pertama.Bahkan dia ngasih napas buatan buat aku.
Tentu saja hal ini membuat semua orang terkejut termasuk A Yoong.Dia langsung berlari meninggalkan tepi pantai.Aku korban dengan muka tanpa dosa yang baru saja tersadar dan tak tahu apa-apa ini sempat kebingungan mengapa semua orang melihatku dengan tatapan cemas.Akhirnya aku tahu,karena aku tenggelam mereka semua dibuat heboh dan panik.Disisi lain sepupuku A Yoong menangis saat melihat KwangMin memberi napas buatan untukku.Dia menagis bukan karena aku loh,,,tapi karena KwangMin (ceritanya agak jeles dikit).YoungMin yang menyadari hal itu pun pergi menyusul A Yoong dan berkata “Sudah...jangan menangis ini baik-baik saja”.Mencoba menenangkan A Yoong dan memeluknya (Eghm...mau dong dipeluk :PP).A Yoong pun mulai merasa tenang.Setelah mengusap air matanya dan berhenti menangis dia menatap YoungMin dan bertanya “Apa kau masih menyukaiku seperti dulu?”.YoungMin hanya membalasnya dengan senyum manisnya.
Part 5
Aku suka KwangMin...Apakah itu salah ??
Setelah kejadian penyelamatan oleh KwangMin.Aku mulai memikirkannya walau ku tahu ini salah dan tak boleh terjadi.Karena bagaimanapun KwangMin adalah mantan pacar A Yoong.Bagaimana kalau A Yoong marah padaku karena hal ini.Aku sangat takut.Aku tak mau bertengkar dengan sepupuku hanya karena hal ini.Tapi disisi lain aku tak bisa berhenti memikirkannya.Ini mebuatku gila.Sepertinya aku mulai menyukai KwangMin.Ditambah lagi sekarang kami lebih sering bertemu.Setiap akhir pekan kami selalu menghabiskan waktu bersama.Dari pergi ketaman,mol sampai nonton flim-flim terbaru di bioskop.Tentu saja hal ini tidak diketahui oleh A Yoong.Bukannya tak mau memberi tahu A Yoong tapi aku hanya merasa takut kalau nantinya A Yoong akan marah padaku.
Bagaimana kalau A Yoong akhirnya tahu kalau aku belakangan ini menyukai KwangMin dan sering menghabiskan waktu bersama.Akhirnya ku putuskan memberanikan diri untuk memberitahu A Yoong.Hari ini jam 16.00 Di Cafe Dae Chang kuputuskan untuk memberi tahu A Yoong.
“A Yoong....aku disini”.Sambil melambaikan tangan.A Yoong pun datang menghampiriku.
“Apa kau sudah lama menungguku”.Tanya A Yoong dengan ramah lengkap dengan senyum manisnya.
“Tidak...aku baru saja datang.Bagaimana denganmu..apa kau sudah memutuskan untuk melanjutkan kuliah dimana?”.Memulainya dengan basa-basi.
“Aku sudah memutuskannya....hmmm aku akan kuliah di universitasmu”.Dengan riangnya dia mengatakan itu.
“Benarkah....itu sangat bagus.Kita bisa pergi dan pulang bersama setiap harinya”.
“Kau benar....ohh ya apa yang mau kau bicarakan denganku?”.
“A Yoong...maaf sebelumnya (mulai keringetan dingin “Takut cin” :PP).Aku ingin memberi tahumu.Aku sedang......se..sedang dekat dengan KwangMin belakangan ini.Apa kau merasa terganggu dengan itu?”.
“Hhh....Ya itu bagus”.Raut mukanya mulai berubah.
“A Yoong...aku sudah tahu tentang semuanya antara kau,,KwangMin dan YoungMin.Oleh karena itu kuputuskan memberi tahumu tentang ini.Aku tak ingin kau mendengarnya dari orang lain.Ku rasa,,,,akk...aku mulai menyukai KwwangMin tapi jika kau tidak merasa baik dengan ini....aku akan melupakannya”.
“Ap....apa..??(raut mukanya semakin tak enak untuk dilihat) Ak....aku baik-baik saja”.
“Baguslah kalau begitu.Aku lega mendengarnya”.Walau penuh rasa bersalah.Aku sudah berhasil memberi tahu A Yoong dengan jelas dan aku berharap dia bisa mengerti dengan baik.
Lega rasanya telah meberi tahu A Yoong.Sebenarnya ini terlalu kejam tapi ini lebih baik dari pada membiarkannya mengetahui hal ini dari orang lain.Setelah bertemu A Yoong aku pergi menemui KwangMin yang sudah menungguku di Bioskop.Tak ku sangka jika hari ini akan menjadi hari yang begitu indah setelah 3 tahun yang lalu.KwangMin menyatakan perasaannya padaku.”Aku menyukaimu...bisakah kau sepertiku.Bisakah kita berjalan bersama.Percayalah padaku.Aku akan membuatmu bahagia”.Itu lah yang kudengar dari bibir KwangMin hari ini.Ini membuatku hampir pingsan.Tanpa berpikir panjang.Aku langsung menganggukan kepalaku tanpa ragu.KwangMin pun tersnyum manis dan langsung memelukku (So Sweet^^ “cikkkiiciww,,,”).
Semenjak hari itu kami semakin dekat dan dekat.Setiap hari aku meluangkan waktuku untuk pergi kencan bersamanya.Dari mulai sekedar sarapan pagi,makan siang,makan malam atau pun pergi bersama ke mal dan bioskop.Hari-hari terasa sangat indah saat aku bersama KwangMin tapi disisi lain aku merasa sedih untuk A Yoong.Aku belum berani memberi tahu A Yoong tentang hal ini.Memang sebelumnya aku tekah memberi tahunya jika aku menyukai KwangMin tapi aku belum memberi tahunya jika KwangMin adlah pacarku saat ini.
**Terjebak di lif**
Seperti yang telah direncanakan hari ini aku akan makan malam bersama KwangMin.Oleh karena itu ku putuskan untuk pulang lebih awal.Di dalam lif aku bertemu dengan YoungMin.Ini membuatku marasa tak nyaman.”Apa kau sedang merasakan sesuatu yang sangat menyenagkan?”.Dia bertanya padaku.
“Bagaimana kau tahu?”.
“Itu terlihat jelas di raut wajahmu..pipimu begitu merah.Apa kau akan pergi berkencan hari ini.Dengan siapa?”.
“Benarkah...?(megang pipi) Iya aku akan kencan hari ini.Dengan seseorang yang kau kenal”.Kataku menggodanya.
“Ahh....Benarkah?.Apa kau butuh pertolongan?”.Sok baik.
“Apa yang bisa kau lakukan untukku?.Yang ada kau hanya membuat semuanya berantakan”.
“Tidak...aku bisa mebuatmu terlihat lebih cantik^^”.
“Iyakah....apa kau bisa melakukan itu.Baiklah aku akan menerima bantuanmu.Tapi untuk kali ini saja”.
Tiba-tiba sesuatu terjadi didalam lif.Lampunya berkedap-kedip kemudian terdengar suara “Gubbrakkkk....!!”.Di dalam lif kami merasa terguncang.Sepertinya ada masalah dengan lifnya dan ternyata benar.Lifnya mati dan aku terjebak didalamnya bersama YoungMin yang sangat menjengkelkan.Sudah 2 jam terjebak di sini dan aku mebuat suatu kasalahan yang fatal.Aku lupa memberi tahu KwangMin.Dia pasti sudah menunggu lama.Ku putuskan untuk memberi tahunya dari pada tidak sama sekali.
“Halo......KwangMin!!”.
“Ahh...A Joong...kau dimana?.Apa kau baik-baik saja”.
“Aku tidak bisa datang malam ini”.
“Kenapa....apa terjadi sesuatu denganmu?”.
“Tidak aku baik-baik saja.Hanya saja ada sesuatu yang membuatku tak bisa datang.Maafkan aku”.
“Apa yang terjadi bisa kau beritahu aku?”.Pinta KwangMin dengan cemas L.
“Aku terjebak didalam lif sudah dua jam.Maafkan aku baru memberitahumu saat ini”.
“Ap...apa?.Bagaimana bisa....kau dimana??.Di kampuskah??.Dengan siapa??”.
“Tidak perlu khawatir aku bersama YoungMin disini.Sebentar lagi petugasnya akan datang.Kau pulang dan beristirahatlah”.
“Kau bersama YoungMin??”.Tanyanya dengan jelas.
“Iya....aku bersamanya.Kami terjebak di lif berdua.Tidak perlu khawatir aku baik-baik saja”.
“Ya,,,”.Dia mengakhirinya dengan hanya mengatakan “Ya”.
Disudut lif YoungMin melihatku dari atas ke bawah.”Kau berkencan dengan KwangMin?”.Tanyanya.Aku hanya mengangguk.Kemudian dia memalingkan wajahnya dariku.Tak tahu apa ada yang salah dengan aku dan KwangMin.Tapi raut wajah YoungMin langsung berubah saat itu.
Petugas lif pun datang.Akhirnya kami bisa keluar dari lif.Ini sangat melegakan.
“A Joong....!!(YoungMin menarik tanganku dengan keras).
“Kenapa....apa yang kau lakukan??”.
“A Yoong sepupumu adalah mantan pacar KwangMin apa kau tahu itu?”.Matanya melotot :PP.
“Ak...aku tahu tapi apakah salah jika aku menyukai KwangMin?.Aku juga berhak menyukainya”.
“Kau....!!.Pernahkah kau berpikir betapa sakit A Yoong jika mengetahui ini.Apa kau sudah gila?”.
“Tiidakk!!.Aku benar.A Yoong sudah tahu jika aku menyukai KwangMin dan dia bilang dia baik-baik saja”.
“Tapi...kau belum memberi tahunya jika kau telah berkencan dengan KwangMin.Kau jahat A Joong”.
“Ahh,,,,,Apa......!!!!”.Tak bisa berkata-kata lagi dan YoungMin pergi meninggalkan aku sendiri didepan pintu lif.
Berjalan dengan pelan.Saat ini pikiranku penuh dengan tanda tanya.Aku duduk dibawah pohon sakura.Aku mulai menagis.Betapa jahatnya aku.Betapa teganya aku membiarkan sepupuku menderita hanya karena aku.Ini sangat gila.Bagaimana bisa aku melakukan hal ini pada sepupuku sendiri.Bahkan aku berkencan dibelakangnya.Hanya bisa menangis menyesali semuanya.Tapi ini belum terlambat.Jika aku segera mengakhirinya semua akan baik-baik saja.
Part 6
Ini terulang kembali.... L
Kesedihan sedang menyelimuti hari-hari YoungMin.Kejadian di lif bersama A Joong membuatnya sedih saat dia tahu KwangMin juga menyukai A Joong.YoungMin mulai menyalahkan dirinya sendiri.Kenapa hal ini terulang kembali (yang dimaksud adalah kejadian tiga tahun yang lalu,,saat KwangMin dan YoungMin menyukai gadis yang sama).Sebenarnya saat YoungMin pertama kali bertemu A Joong dia sudah merasa tertarik dengan A Joong.Hali ini tentu saja membuat YoungMin kembali berpikir “Mengapa mereka selalu suka dengan gadis yang sama?” dan “Kenapa kedua gadis itu lebih tertarik dengan KwangMin dari pada dengan YoungMin?”.Tetapi sebenarnya ini maksud akal karena A Joong lebih dulu bertemu dengan KwangMin dari pada YoungMin.Jadi wajar saja jika A Joong sudah jatuh hati lebih dulu kepada KwangMin yang memang memiliki sesuatu yang unik.Cara KwangMin memandang seseorang berbeda dengan orang pada biasanya.Tatapan mata jahilnya lah yang mebuat semua gadis ngerasa **klepek-klepek**.
Digalery Seni Kim Dong Hyun (Senior YoungMin dibidang seni) YoungMin memnyendiri.Dia mencoret-coret sebuah kanvas didepannya.Yang ia lukis adalah wajah A Joong.Ketika sadar yang dia gambar adalah wajah A Joong dai langsung membantingnya ke lantai.Dia menangis dan merasa begitu sakit.Dia terus menangis dan menggerutu.Semakin malam dia semakin menggila dan mabuk karena beberapa botol soju yang dia minum.
“Ya.....YoungMin...ada apa denganmu?”.Tanya seseorang ari balik pintu galery yang ternyata itu adalah Dong Hyun.
“Hyung(**Hyung=kakak**)....apa yang harus aku lakukan?”.YoungMin mejerit terseduh-seduh.
“Apa sebenarnya yang terjadi padamu?.Kenapa kau minum begitu banyak soju?.Apa kau sudah gila?”.Dong Hyun khawatir.
“Kejadian tiga tahu yang lalu....kau tahu itu Hyung.Sepertinya hal ini kembali terulang kembali.Lalu apa yang harus ku lakukan.Kenapa....kenapa kami selalu menyukai gadis yang sama?.Ini membuatku gila”.YoungMin semakin histeris.
“Apa....??.Apa yang kau maksud hal itu terulang kembali?.Siapa gadis itu?.Siapa?”.
“Hyung...apa yang harus aku lakukan...apa yang harus aku lakukan?”.Menjerit seperti orang kesakitan.
“Aku tidak tahu pasti siapa lagi kali ini gadis yang kalian suka.Tapi kenapa kau tidak mengungkapkan perasaanmu lebih dulu kepada gadis itu sebelum KwangMin”.
“Aku tak bisa....aku tak ingin mengulangi kesalahanku kembali dengan mengacaukan hubungan KwangMin dengan gadis yang disukainya”.
YoungMin dalam keadaan yang tidak baik.Dia tak keluar dari galery seni Dong Hyun.Sudah seminggu dia mengurung dirinya yang hampir membusuk didalam galery Dong Hyun.Tapi syukurnya YoungMin sudah mulai bangkit dari kesedihannya.YoungMin memutuskan untuk mengalah kali ini.Dia tak akan memikirkan keegoisannya sendiri kali ini.Kini yang YoungMin pikirkan adalah bagaimana caranya untuk dekat dengan A Joong dan bisa berteman baik dengannya.Berteman baik dengan A Joong dan selalu berada disisi A Joong sudah membuat YoungMin merasa puas saat ini.Walaupun sebenarnya hati YoungMin menagis.
**Selangkah lebih dekat dengan A Joong**
Kini YoungMin selalu berusaha dekat dengan A Joong.Dia selalu lewat didepan rumah A Joong setiap kali berangkat kuliah (sebenarnya niat YoungMin adalah ingin berangkat bersama^^).YoungMin selalu berusaha mengatur jadwal kuliahnya agar sama dengan A Joong.Dan Syukurnya hal ini tak sia-sia.YoungMin akhirnya menjadi akrab dengan A Joong.Saat di mata kuliah yang sama mereka selalu duduk bersama dan mengerjakan tugas yang sama.Kini A Joong sedikit demi sedikit sudah bisa menerima kehadiran YoungMin disisinya.Namun disisi lain YoungMin merasa miris karena saat ia bersama A Joong yang ia dengar adalah ceita tentang “KwangMin”.”Tidakkah bisa dia berhenti satu detik saja untuk tidak membicarakan KwangMin didepan YoungMin” desa YoungMin didalam hati kecilnya.
Tidak hanya itu yang mereka lakukan bersama.A Joong juga selalu menceritakan apa yang dia alami setiap harinya alias curcol (tapi kayaknya ini lebih tepat seperti laporan kegiatan sehari-hari A Joong).Kini disaat A Joong merasa senang dan sedih orang yang pertama tahu adalah YoungMin.YoungMin selalu berusaha menolong A Joong saat ia merasa kesulitan.Entah mengapa YoungMin terlihat seperti malaikat pelindung bagi A Joong.Dia selalu muncul dengan tiba-tiba didepan A Joong.Tentunya hal ini membuat A Joong selalu terkejut.Tidakkah kalian berpikir sepertinya YoungMin selalu membuntuti A Joong kemanapuun ia pergi.Ini sedikit membingungkan bukan? :PP.Tapi walaupun begitu YoungMin berkata “Aku akan tetap disini menemanimu walau ku tahu dimana hati mu saat ini berada” (So sweet ^^).
Part 7
Akhirnya A Yoong Tahu...
Walau beberapa bulan belakangan ini A Joong sering terlihat dengan YoungMin.Tapi tak lantas A Joong melupakan KwangMin.Meskipun A Joong sudah berusaha untuk menghindari bertemu dengan Kwangmin (Sebenarnya takut A Yoong tahu akan hal ini itulah alasannya) tapi tetap saja A Joong tak bisa mengelakkan hal itu.Setelah beberapa pekan tak pernah bertemu.Akhirnya mereka bertemu.KwangMin dengan sengaja menunggu A Joong didepan pintu gerbang Universitas.Kali ini A Joong tak bisa menghindar.KwangMin yang lebih dulu melihat A Joong langsung menghampiri A Joong dan menarik tangannya.
“Kenapa....?Apa kau kaget tiba-tiba aku muncul didepanmu?.Aku tak tahu apa yang terjadi belakangan ini tapi mengapa kau selalu mengabaikanku.Tak pernah mengangkat telponku.Tak bisa meluangkan sedikitpun waktu mu untukku.Pacarmu sendiri”.Sepertinya ini lah luapan emosi KwangMin.Tentu saja ini mebuat A Joong merasa bersalah.
Disisi sudut gerbang A Yoong yang mendengarkan itu hanya bisa terdiam.Dia hanya bisa melihat kearahku dan KwangMin yang sedang bertengkar.Yang terlintas dibenakku saat itu adalah “Bagaimana ini? Apa A Yoong mendengar semua yang dikatakan KwangMin?”.A Yoong yang merasa terkejut akan hal itu langsung membalik badanya sambil menahan tangisnya lalu berlari dengan kencang masuk kedalam Universitas.Tentu saja ini membuatku semakin bingung dan rasanya aku hampir mati karena stress akan hal yang terlalu rumit ini.Aku tahu ini salahku.Seharusnya aku memberi tahu A Yoong dari awal.
Ku lepaskan tangan KwangMin dan ku putuskan untuk mengejar A Yoong.Tapi aku kehilangannya.Dia berlari begitu cepat.Dimana A Yoong sekarang?.Bagaimana keadaannya?.Aku terus saja memikirkan ini.KwangMin yang tak suka ku tinggalkan akhirnya menyusulku dan kembali menarik tanganku dengan kuat.Ini sedikit sakit.Dia mengajakku masuk kedalam mobilnya.Entah akan kemana aku dibawanya tapi dia mengemudi dengan sangat cepat.KwangMin pun menghentikan mobilnya dipinggir jalan dan berteriak padaku “Ada apa denganmu?”.Bisa kalian banyangkan betapa marahnya dia saat itu.Dengan rasa bersalah aku mulai menjelaskannya walau ku tahu ini takkan mudah.
**Apa kau masih sama seperti 3 tahun yang lalu**
Disudut taman A Yoong menangis dan terus menangis.YoungMin yang melihatnya dari kejauhan pun datang menghampiri A Yoong.Dia berdiri tepat didepan A Yoong yang sedang menangis.YoungMin berlutut didepan kursi taman yang diduduki A Yoong dan memeluknya dengan hangat.
“Sudahlah jangan menangis...ini akan baik-baik saja”.YoungMin menahan air matanya yang juga ingin jatuh karena melihat A Yoong menangis.
“Aku tak tahu pasti apa yang terjadi padamu...tapi tolong berhentilah menangis..!!”.Lanjut YoungMin.
Tapi A Yoong tetap saja menangis.YoungMin mencoba menghapus air mata A Yoong dengan sapu tangannya.Duduk disamping A Yoong dan membiarkannya menangis dibahunya.”Menangislah hingga air matamu tak tersisa lagi jika itu akan membuatmu lebih baik A Yoong”.YoungMin meminjamkan bahunya untuk A Yoong menagis.2 Jam duduk ditaman bersama A Yoong yang terus saja menangis membuat YoungMin juga merasa sedih.Tapi kemudian A Yoong berhenti menangis.Ia menatap YoungMin dan bertanya “Apa kau masih sama seperti 3 tahun yang lalu?”.YoungMin hanya bisa tersenyum.Dia tak bisa menjawab hal itu karena sebagian hatinya sudah terisi oleh A Joong.
“Kenapa kau menangis begitu lama ini membuatku lapar... :PP.Kau tahu Ayam manyun (panggilan untuk A Yoong) kau akan terlihat semakin jelek saat kau menangis.YoungMin mencoba menggoda A Yoong dengan maksud membuatnya tersenyum.
“Apa ada sesuatu yang kau dengar dan itu membuatmu merasa sedih?”.
“Hmm....”A Yoong hanya bisa menganggukan kepalanya.
“Apa tentang KwangMin dan A Joong?”.YoungMin memperjelas.
“Hmm...”A Yoong kembali menganggukkan kepalanya.
“Aku tak akan bicara banyak,,tapi satu hal yang kau harus kau tahu sepertinya KwangMin tak lagi seperti tiga tahun yang lalu jadi belajarlah mengikhlaskannya.Mengertikah?”.
A Yoong hanya bisa terdiam saat itu.Setelah membuat matanya sembab karena menangis.A Yoong pun pulang bersama YoungMin.
**A Yoong marah dan kecewa padaku**
Ku pikir A Yoong tak akan pulang karena terlalu sedih tapi ternyata aku salah.Saat dia sampai dirumah.Dia langsung datang menghampiriku dan menatapku tajam (seperti mau menerkamku).”Plaaakkk....!!”.Dia menamparku dengan sangat kencang hingga meninggalkan bekas dipipi kanan dan luka kecil disudut bibirku.
“Tahukah kau jika aku sudah bersabar selama tiga tahun ini hanya untuk kembali bersama KwangMin?.Kau membuatku kecewa.Aku tak mau lagi berbicara denganmu!!”.Teriak A Yoong padaku.Tamparannya cukup menyakitkan tapi aku bisa menerima itu.Memang ini salahku dari awal.Seaharusnya aku tak memulai hubungan ini dengan KwangMin dari awal.Aku memang bodoh tak berpikir panjang saat itu.
Part 8....
Akhir dari cintaku... L
Sudah 2 Minggu A Yoong tak bicara padaku.Dia juga selalu mengabaikan apa yang ku katakan.Tapi satu hal yang aku tahu dengan pasti “A Yoong masih marah”.Setelah berpikir panjang akhirnya kuputuskan untuk mengakhirinya demi kebaikan semua orang.Aku tak mau A Yoong semakin terluka karena keegoisanku.Hari ini 20.00 di Cafe Mocca Dream tempat aku biasa bertemu dengan KwangMin ku putuskan untuk berbicara dengan KwangMin.Tak ada yang spesial untuk pertemuan kali ini.Tak seperti biasanya aku selalu sibuk memilih baju dan berdandan.Kali ini aku datang dengan apa adanya.Sengaja datang setengah jam lebih awal.Aku menunggu KwangMin dengan tenang.
“Jakiya....!!”.Sapa KwangMin dari kejauhan.Aku hanya bisa membalasnya dengan senyum.Memesan makanan dan minuman lalu menghabiskannya.Setelah itu baru berbicara dengannya (yang dimaksud adalah KwangMin).
“Aku sudah selesai makan.Bisakah kita pulang”.Sempat mengurungkan niat.
“Tidak....duduklah sejenak.Kita sudah cukup lama tak makan malam bersama.Tapi ada apa dengan penampilanmu hari ini.Kau tak terlihat girly seperti biasanya.Apa ada sesuatu yang mengganggumu?”.
“Tidak ada apa-apa.Hanya saja ada sesuatu yang ingin ku katakan padamu”.
“Apa itu?.Katakanlah...!!”.
“Ak,,,,aku tak bi....biisaa berjalan bersamamu lagi”.
“Apa..?”.KwangMin terkejut.”Kenapa tak bisa lagi?”.Tanya KwangMin yang tak bisa terima pernyataanku saat itu.
“A Yoong....!! Aku tak mau mebuatnya terluka semakin dalam.Ku harap kau mengerti.Maafkan aku.Aku pergi”.Berlalu meninggalkan KwangMin yang masih tak percaya akan apa yang ku katakan.
Aku sedih dan menagisi akhir dari cintaku bersama KwangMin.Sesak didada.Itulah yang kurasakan saat aku mengakhiri cintaku bersama KwangMin.Tapi ini semua ku lakukan untuk kebaikan A Yoong dan KwangMin.Seperti yang kalian tahu saat aku merasa senang dan sedih YoungMinlah orang pertama yang tahu.Entah kadang ia tahu dari mana.Sama halnya kali ini.Saat aku menagis dipinggir jalan.YoungMin datang dan berdiri didepanku.Dia menghapus air mataku dengan tangan lembutnya dan berkata “Jangan Menangis.....!!” dengan suara lembutnya.
Part 9
A Yoong dan KwangMin Kembali...??
Sudah 3 Minggu aku berpisah dengan KwangMin dan tentu saja aku sudah memberi tahu A Yoong.Entah dia mendengarkan aku atau tidak pada saat itu.Yang jelas aku sudah minta maaf dan menjelaskan semua padanya.Pagi ini seperti biasa aku bangun agak siang (sebenarnya adalah kesiangan^^).Setelah itu aku bersiap-siap berangkat kuliah hari ini.Masih terasa lesu dan tak berdaya karena yang kualami belakanagan ini.Tapi tidak dengan A Yoong sepertinya dia sangat cerah pagi ini.Mungkin dia sudah memaafkanku.
“Apa kau akan pergi kuliah hari ini...?”.Tanya A Yoong.
“Iya...aku pergi”.Jawabku dengan ekspresi datar.Tapi ini melegakan karena A Yoong sudah mau bicara denganku lagi setelah sekian lama ia tak bicara denganku.
“A Joong....”.A Yoong memanggilku.
“Maaf karena aku terlalu kasar padamu saat itu (INGAT!! Kejadian saat A Joong ditampar).Dan terima kasih karena telah mengerti perasaanku.Aku sangat menyayangimu sepupuku”.Dia memelukku tiba-tiba.Ini agak sedikit aneh.Tapi ini juga membuatku senang karena keadaan kami sudah lebih baik.Kami kembali lagi seperti dulu.Akrab.
Seperti biasanya aku mulai menyibukkan diriku agar aku tak terhanyut dalam kesedihan.Ini cukup sulit bagiku untuk segera melupakan kenangan indah bersama KwangMin tapi aku mencobanya dan terus mencoba melupakannya.Hari-hariku yang kini tak semeriah kemarin ku jalani dengan baik.Menghabisakan waktu dengan kuliah,,jalan-jalan bersama teman-temanku termasuk YoungMin,,belanja ke mol dan nonton bioskop membuatku menjadi lebih baik.
Saat aku nonton dibioskop bersama YoungMin kulihat dari kejauhan A Yoong sedang bersama seorang pria.Entah siapa itu mungkin teman atau pacar barunya.Tak kusangka dan tak ku duga itu adalah KwangMin.Mereka nonton bersama hari ini.Mulailah pikiranku terbang memikirkan sesuatu yang tak wajar.”Aiishhh...tidak ini tidak benar meraka hanya pergi nonton bersama”.Mencoba meyakinkan diriku kalau mereka tak ada hubungan apa pun.Aku bisa gila memikirkan itu.Ku fokuskan lagi pikiranku kepada flim yang akan ku tonton hari ini.Sebenarnya ini sedikit membosankan karena YoungMin selalu membuntutiku kemana pun aku pergi (kecuali ke WC) :pp.
“Apa kau mau popcorn?”.Suara YoungMin memecahkan lamunanku.
“Hmm....apa?.Popcorn?.Ya aku mau...terima kasih”.
“Ada apa denganmu kenapa tak seantusias biasanya...apa ada yang mengganggumu?”.
“Tidak....aku hanya merasa bosan karena harus terus bertemu denganmu”.
“Heii,,,,apa yang kau katakan?.Aku ini adalah YoungMin yang tampan tidakkah kau terpesona oleh ketampananku ini”.Mencoba mencairkan suasana dan itu berhasil (Tepuk tangan untuk YoungMin “Prokk....prokk...prokkk...”).
“Hahh...Apa..?Apa yang baru saja kau katakan?.Kau tampan apa tidak salah?.(Tidak salah = benar).
“Ya..aku memang tampan.Oleh karena itu banyak gadis jatuh hati padaku.Kau harus akui itu”.
“Kau ini.....!!”.Agak kesal dengan tingkah YoungMin yang sok cakep bahasa alay-nya.Tapi kalau dipikir-pikir YoungMin memang tak kalah tampan dari KwangMin.
**A Yoong memberitahuku**
“Apakah kau sibuk...?”.Dia bertanya padaku dari balik pintu kamarku.
“Tidakk.....silahkan masuk.Ada apa?”.
“A Joong aku ingin memberi tahumu sesuatu.Tapi sebelum itu berjanjilah padaku kau takkan terkejut”.
“Ya....aku janji”.
“Ku ucapkan terima kasih sebelumnya...karenamu aku dan KwangMin bisa kembali lagi seperti dulu”.A Yoong mengatakannya dengan pipi merah.
Aku terdiam (Nyesekk bangett).”Benarkah,,,?.Jika ia itu sangat bagus untuk kalian.Aku ikut bahagia”.Pura-pura senang dan baik-baik saja itulah yang kupelihatkan didepan A Yoong.
“Sekali lagi ku ucapkan terima kasih”.Dia memelukku.
“Selamat malam A Joong....!!”.
Ternyata yang kupikirkan benar.Mereka kembali bersama.Apa yang kulakukan seharusnya aku ikut bahagia tidak seperti ini.Tapi ini tak semudah membalikkan telapak tangan tetap saja ini menyakitkan untukku.Karena aku sangat mencintai KwangMin.Yang harus ku lakukan sekarang adalah berpikir positiv saja.Jika A Yoong bahagia aku juga akan bahagia J.Jam menunjukkan pukul 23.00 tapi aku tak bisa tidur dan merasa gelisah karena perkataan A Yoong tadi.Keluar dan menghirup udara malam yang segar mungkin itu akan lebih baik untukku.Berjalan ditaman itu ide yang cukup baik.Tapi tetap saja aku tak bisa menahannya.Aku kembali meneteskan air mata.Bukannya aku tak bahagia A Yoong dan KwangMin kembali tapi ini sedikit sulit ku terima.
“Kau menangis...!!”.Kata seseorang dibelakangku.
“Jangan menagis itu akan membuatmu terlihat jelek.No Min Woo,,,,itu namaku”.Seorang laki-laki datang mengampiriku dengan biolanya.
“Siapa namamu Nona yang sedang menangis?”.Dia bertanya.
“Hmm....(Ku hapus air mataku).Aku Tae A Joong”.
“Apa yang kau lakukan malam-malam seperti ini dan kenapa kau menangis?”.
“Tidak.....aku baik-baik saja”.
“Kau bersedih....itu terlihat jelas diraut mukamu.Baiklah aku akan mencoba menghiburmu.Apa lagu yang kau suka?.Katakan padaku.Aku akan menyanyikannya untukmu”.
“Benarkah....?!!.Kalau begitu nyanyikanlah lagu yang bagus untukku.Apapun itu”.
MinWoo mulai mengesek biolanya.Dia menyanyikan lagu “Boyfriend” dengan sangat merdu.Alunan nada indah yang keluar dari biolanya membuat hati A Joong sedikit terhibur.Dia berpikir tentang A Yoong dan KwangMin yang telah kembali.Kali ini dia sudah memutuskan dengan bulat.Takkan memikirkannya lagi.Dia mencoba mengikhlaskan semua perasaanya terhadap KwangMin dan membiarkan A Yoong bahagia.3 Tahun sudah cukup untuk A Yoong merasa menderita.
Part 10
Bunga-bunga cinta mulai bermekaran lagi... J
Seperti biasa A Joong kembali menjalani hari-harinya dengan senyuman khas yang hanya dimilikinya.Di kelas sepertinya YoungMin sudah duduk dibangkunya dengan tenang.”YoungMin....!!”.Panggil A Joong dengan ceriah dan segera berlari kearah YoungMin.Tiba-tiba “Gubrakkkk....!!!”.A Joong terpeleset dan jatuh di lantai.Ini membuat kakinya terkilir.YoungMin yang melihat hal itu langsung bergegas melihat A Joong dengan penuh rasa khawatir.
“A Joong....!! Apa kau baik-baik saja?.Dimana yang sakit?”.
“Ahhh....aku tidak apa-apa tapi pergelangan kakiku terasa sakit”.Jawab A Joong sambil memegang pergelangan kaki kanannya.
“Benarkah...?.Kita kerumah sakit sekarang”.
“Tidak...ini hanya terkilir.Tidakkah ini terlalu berlebihan YoungMin.Aku hanya terkilir dan kau ingin membawaku kerumah sakit”.
“Tidakk....kita pergi sekarang”.Dengan sigap YoungMin langsung mengedongku.Punggungnya terasa sangat hangat.Kemudaian kami tiba dirumah sakit.
“Dokter.....dokter...bisakah kau menolongnya dengan cepat dia terluka”.YoungMin histeris padahal aku hanya terkilir.
“Anak muda....apa dia pacarmu?.Tanya dokter itu.
“Bu....bukan”.Aku menjawabnya sebelum YoungMin menadahuluiku.
“Lalu kenapa kau terlalu khawatir temanmu ini hanya terkilir kakinya.Ini akan sembuh setelah ia beristirahat beberapa hari.Ambillah obat ini diApotik”.Kata Dokter itu dengan santai.Disisi lain aku hanya bisa menahan senyumku.
Aku mulai memikirkan kejadian dirumah sakit tadi.Bisakah kalian banyangkan betapa anehnya wajah YoungMin ketika ia khawatir tentang diriku.Semenjak saat itu aku lebih sering memikirkan YoungMin.Sepertinya aku sudah kembali membuka hatiku.Ini melegakan karena aku tak lagi terganggu tentang A Yoong dan KwangMin.Mungkin aku sudah mulai menyukai YoungMin.Sebenarnya jika dipikir-pikir YoungMin bukannlah orang yang buruk.Dia baik,,dan selalu ada kapanpun tiap aku membutuhkannya.Bunga-bunga cinta mungkin mulai bermekaran lagi dihatiku.Tapi aku tak mau terburu-buru.Karena aku tak tahu apa YoungMin juga menyukaiku.
**Go Yoo Ra Siapa dia?**
Hari ini aku ada janji dengan YoungMin setelah jam pelajaranku selesai.Kami akan makan bersama.Tidak seperti biasanya YoungMin hari ini terlihat sangat tidak bersemangat.Saatku tanya kenapa dia hanya menjawabnya dengan kata “Go Yoo Ra”.Aku mulai berpikir siapa itu Go Yoo Ra.Kenapa YoungMin merasa terusik karenanya.Walau penasaran aku tak akan mencari tahu lebih lanjut sebelum YoungMin menceritakannya sendiri kepadaku.Belakangan ini YoungMin berubah dia tidak punya banyak waktu untuk jalan denganku.Sepertinya sedang sibuk.
Seminggu sudah tak melihat YoungMin masuk kuliah.Apakah dia sakit?”.Mungkin saja tapi tidak ada yang tahu pasti apa yang terjadi padanya.Dia tiba-tiba menghilang begitu saja seperti buih.
Entah kemana perginya laki-laki yang cool satu itu.
“A Joong.....!!”Seseorang memanggilku.Aku terkejut dan melihat kebelakang ternyata itu adalah YoungMin.
“Ah....YoungMin...!!.Aku tersenyum melihatnya (bisa dibilang aku merindukannya).
“Kemana saja kau satu minggu ini....?”.
“Maafkan aku menghilang tanpa memberi kabar terlebih dahulu.Apa kau merindukanku”.YoungMin menggodaku.
“Apa....apa kau sudah gila?.Aku merindukanmu?.Itu mustahil”.Mencoba mengelak.
“Jadi,,kemana kau pergi selama satu minggu ini”.Lanjutku penasaran.
“Aku melihat Go Yoo Ra....”.Jawab YoungMin.
“Go Yoo Ra...siapa dia?.Apa aku mengenalnya juga?”.Semakin penasaran.
“Tidak...kau tak mengenalnya.Yoo Ra adalah seorang gadis yang menggetarkan hatiku tiga tahun yang lalu.Aku menyukainya begitu banyak saat itu.Tapi apa yang aku harapkan tak terjadi.Dia sudah punya pacar saat itu.Sebenarnya aku sudah mengubur cerita ini.Tapi seminggu yang lalu aku bertemu dengannya di Toko buku.Dia menyapaku.Ini membuatku terkejut dan tak percaya jika yang ku temui itu adalah Go Yoo Ra.Dia minta maaf padaku.Dia bilang kalau dia menyesal saat itu.Ini membuat hatiku kembali terguncang olehnya.Oleh karena itu aku terus melihatnya satu minggu ini untuk meyakinkan hatiku”.Jelas YoungMin panjang lebar.
“Benarkah....?”.A Joong tak percaya.Dia merasa kecewa saat itu.”YoungMin menyukai wanita lain”.Dalam hatinya ia bergumam.
“Ya....dan kini hatiku sudah yakin kemana nantinya aku akan melangkah”.YoungMin tersenyum.
“Ahh....”.Hanya itu yang keluar dari mulut A Joong.
**Makan malam dan Cincin**
Setelah hari itu.Hari dimana YoungMin menecritakan Go Yoo Ra padanya A Joong menutup diri dari YoungMin.Sudah pasti kali ini A Joong kembali kecewa karena cintanya.A Joong mengira YoungMin akan kembali menyukai Yoo Ra.Betapa malangnya aku.Itulah yang dipikirkan oleh A Joong.Tap sepertinya A Joong salah.YoungMin telah memantapkan hatinya pada pilihannya dan dia memilih A Joong bukan Go Yoo Ra.YoungMin meminta A Joong untuk menemuinya di Retoran Korea “Tebbokki” malam ini.Walaupun setengah hati A Joong akhirnya memutuskan untuk datang.
“A Joong.....aku disini”.YoungMin melambaikan tangannya.
“Apa kau sudah lama?”.A Joong basa-basi.
“Lumayan.....apa yang ingin kau makan malam ini.Bagaimana kalau sup iga bakar?”.Itu sangat enak”.
“Baiklah...!!”Tapi mengapa hanya ada kita berdua disini.Kemana orang-orang yang lain.Apa masakan direstoran ini tak begitu enak.Aku tak melihat para pelangganan yang datang”.A Joong bingung.
“Aku tak tahu....”.Tukas YoungMin.Padahal ini sengaja direncanakannya karena malam ini YoungMin akan menyatakan cintanya pada A Joong.
“Ini dia makanan penutupnya sudah datang.Ice cream.Apa kau suka?”.YoungMin bertanya.
“Ini enak...!!”.A Joong menyantapnya dengan lahap tapi ada yang salah.A Joong merasakan ada sesuatu yang aneh telah masuk kedalam mulutnya.
“Apa ini.....??”A Joong mengeluarkan sesuatu dari mulutnya dan ternyata itu adalah sebuah cincin yang indah J.
“Cincin....”.Lanjut A Joong.
YoungMin tersenyum.”Yah...cincin itu milikmu saat ini”.
“Aku tak megerti apa yang kau maksud?”.A Joong kembali bingung.
“A Joong”.YoungMin beranjak dari tempat duduknya dan berlutut didepan A Joong.YoungMin lalu memegang tangan A Joong.Dia kembali tersenyum manis.
“Bisakah kau percaya padaku....?”.YoungMin bertanya.
“Aku masih tak mengerti”.A Joong pura-pura polos.
“Aku menyukaimu lebih banyak dari pada KwangMin.Jadi maukah kau menjadi malaikat kecil dalam hatiku.Dan tetaplah tinggal didalam hatiku”.Jelas YoungMin.A Joong meneteskan air matanya.Ia terharu.
“Apakah ini mimpi....?.Bukankah kau menyukai Yoo Ra?”.Sambil menghapus air matanya.
“Tidak...ini bukan mimpi.Aku memang pernah menyukainya tapi kini dihatiku hanya ada kau A Joong.Aku ingin selalu bersamamu.Aku selalu ingin pergi ke suatu tempat yang disana hanya ada ”Kau dan Aku”. YoungMin menatap A Joong dengan mata indahnya.
“Bagaimana ini.....Apa yang harus aku lakukan?.Aku terlalu bahagia jadi bibirku tak bisa berkata-kata lagi.Apa yang harus aku lakukan.Aku terlalu menyukaimu YoungMin”.Sudah jelas bahwa A Joong menerima YoungMin menjadi pacarnya.Menurutku ini akhir yang bahagia untuk A Joong dan YoungMin begitu juga dengan A Yoong dan KwangMin.Bagaimana menurutmu?”.
Part 11
Musim dingin begitu indah tahun ini....
Kini semuanya terasa baik bagi A Joong.Begitu pula dengan A Yoong.Bagi mereka musim dingin kali ini sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.Jika sebelumnya mereka sangat benci musim dingin karena ini membuat mereka malas keluar rumah karena cuaca yang begitu dingin.Tidak sama hal yang untuk tahun ini.Musim dingin kali ini terasa sangat hangat.Karena apa?.Karena mereka mengahabiskan waktu musim dingin kali ini dengan orang yang mereka cintai.A Yoong dengan KwangMin dan A Joong dengan YoungMin.Yah...ini begitu indah bukan?.
Tidak hanya itu mereka berempat selalu melakukan “Double Date”.Sarapan pagi bersama,makan siang bersama,makan malam bersama,pergi ketempat sauna bersama,nonton flim dibioskop bersama,pokonya semuanya dilakukan bersama-sama.”Jo Twins” itulah sebutan yang diberikan oleh A Joong dan A Yoong untuk YoungMin dan KwangMin.
Suatu hari saat mereka pergi melakukan perkemahan dimusim dingin KwangMin bertemu seniornya “Lee JeongMin” yang juga teman A Yoong.Dia adalah senior KwangMin di organinasi perkumpulan “Matematika”.JeongMin orang yang sangat baik dan tampan.Karena terlalu asik berbincang-bincang dengan JeongMin ini membuat KwangMin lupa dengan A Yoong.Tentu saja A Yoong merasa kesal.Di tambah lagi ada A Joong dan YoungMin yang selalu menjadi kompor A Yoong.”Ayam manyun.....Ayam Mayun,,,!!.YoungMin dan A Joong selalu menggoda A Yoong.
Tapi kekesalan A Yoong tak berhenti disitu saja.KwangMin yang menyadari hal itu (A Yoong ngambek) hanya tersenyum “meringis”.Bukannya menghibur A Yoong KwangMin malah ikut-ikutan YoungMin dan A Joong memanggil A Yoong dengan sebutan “Ayam manyun”.Walaupun begitu tapi ini tetap saja menjadi liburan Musim dingin yang menyenagkan.
“A Yoong akhirnya bisa kembali bersama KwangMin”.
Dan....
“A Joong juga telah menemukan malaikat pelindungnya yaitu YoungMin”.
Senang rasanya semua kesulitan yang telah ditempuh oleh mereka dalam kisah hidup yang rumit dan panjang ini berakhir dengan indah J.
JJ Pyyong.... JJ
**Ide cerita ini dikembangakan dengan segenap cinta yang tulus dari dalam hati oleh Tae A Joong dan Tae A Yoong**
Tidak ada komentar:
Posting Komentar